Taman Impian di Atas Lembar Angan

WhatsApp Image 2017-03-31 at 9.46.22 AM

Berbekal pengalaman masa lalu, Gadis Kecil percaya diri untuk membangun taman impiannya. Dirancangnya blue print dalam kepalanya, sesekali dengan bantuan patahan ranting ditorehkannya sketsa sederhana di atas tanah, bunga lily di sisi kiri dipadu dengan bunga matahari. Patung anak kecil dibeberapa titik, tak lupa Air Mancur dambaannya yang tidak besar juga tidak kecil. Terbayang saat matahari terbit cahayanya menerobos sela bunga matahari, terbayang juga temaram cahaya saat matahari tenggelam, berpendar di sekitar Air Mancur.

Berbekal pengalaman masa lalu, disiapkannya pula pupuk, pembasmi hama, sampai rencana jika badai datang. Tak lupa disiapkan hati jika harus melihat kegagalan bunga tumbuh ataupun jika Air Mancur berlumut parah.

Menyenangkan memiliki Taman Impian seperti angannya. Aman. Ideal.

Manusia Salju di Bulan Juni

Masa kini terdiri dari untaian Masa Lalu, entah menyenangkan atau menyedihkan. Sedikit banyak pasti membentuk diri dimasa kini. Yang jelas jika gemilang bukan untuk terus dibanggakan, karena bagaimanapun telah berlalu. Jika malang pun bukan untuk terus diratap, karena syukur telah berlalu.

ini dongeng tentang masa lalu…
 
manusia salju

Gadis Kecil melihat hamparan langit biru

Hanya terik yang ia dapat
Suatu ketika dia mendapati, sesuatu jatuh ke hidung
putih, dingin, menggembirakan hati
Ia mengenalnya sebagai…

Salju…

Jatuh perlahan di sekitarnya
Bertambah hari ke hari
Semakin bahagia si Gadis Kecil ketika mengetahui salju membentuk diri menjadi…

Manusia Salju

Manusia Salju menemani si Gadis Kecil
Ia tersenyum
Ia bercerita
Ia tertawa
Ia menghibur
Sampai suatu saat,
Manusia Salju ingin Gadis Kecil mengubahnya menjadi…

Manusia Biasa

Gadis Kecil terdiam…

Pernah ia bersama malam tapi justru semakin mencekam
Pernah ia diam dalam hujan tapi hanya demam yang didapat
Semakin hari semakin besar Manusia Salju itu
Menemani Gadis Kecil bermain

Angin datang, matahari menguat bersinar

Manusia Salju kembali meminta
Gadis Kecil tetap tak menemukan
Meski ingin, tapi tak mengerti
Ia pun tahu tak mungkin meminta untuk tinggal
Entah menyublim
Entah mencair

Manusia Salju mulai menghilang

Gadis Kecil melihat hamparan langit biru

Dari Masa Lalu kita mengenang. Dari Masa Lalu kita belajar.
Berusaha mengubah adalah sia-sia, menerima adalah yang terbaik.
Berusaha berubah tidak akan sia-sia, penerimaan ada atas usaha terbaik.

Gadis Kecil dan Setengah Isi Kepala

 

cropped-img_1170.jpg

“Hidup adalah Kesempatan”. Percaya tidak percaya, Gadis Kecil memutuskan mempercayainya. Alasannya mudah, ada rentang hidup yang harus dilalui dari Surga kembali ke Surga. Ya, jika sesuai dengan Rencana Khalik.

Dari Surga kembali Ke Surga, tidak mungkin dikirim ke dunia hanya untuk pepesan kosong. Atau kah dunia hanya ujian? Yang berhasil akan kembali ke Surga, yang gagal menuju Neraka? Sepertinya, Dia tidak sejahil itu.

Terlalu muluk kah mencapai kesimpulan bahwa seharusnya: ada tujuan dari Sang Khalik saat Gadis Kecil ditempatkan ke dunia.

Hidup adalah Kesempatan, Kesempatan memenuhi Tujuan dari Sang Khalik.

Mungkin salah satunya, dengan menuangkan Setengah Isi Kepala…